KARAKTERISTIK MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM

Sabtu, 13 Oktober 20120 komentar


E-die BlogS

KARAKTERISTIK MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM

Manajemen pendidikan Islam merupakan manajemen pendidikan yang berlabel Islam. Sudah barang tentu mempunyai karakteristik tersendiri. Karakteristik itu tidak lepas yang bersifat Islami. Menurut Prof. Dr. Mujamil Qomar, istilah Islam itu dapat dimaknai sebagai Islam wahyu atau Islam budaya. Islam wahyu meliputi Al Qur’an dan hadist-hadist nabi maupun hadist qudsi. Sementara itu, Islam budaya meliputi ungkapan sahabat, pemahaman ulama, pemahaman cendekiawan muslim dan budaya umat Islam.
Oleh sebab itu manajemen pendidikan Islam melibatkan wahyu dan budaya kaum muslimin ditambah dengan kaidah-kaidah manajemen pndidikan secara umum. Hal-hal yang selalu dipertimbangkan sebagai bahan acuan adalah sebagai berikut:
1.      Teks-teks wahyu baik A1-Qur’an maupun hadis yang terkait dengan manajemen pendidikan Islam
Misalnya surat al-Hasyr: 

Hai orang-orang yang beriman, bertaqwalah kepada Alloh dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuat untuk hari esok dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan

Hadist Riwayat Ibnu Majah:

Ibnu Majah menyatakan, Al-Abbas bin Walid al Dimsyqiy telah menyampaikan riwayat kepada kami, Wahb bin Sa’id bin Athiyah Al Salamiy telah menympaikan riwayat kepada kami, Abd. Al Rahman bin Zaid bin Aslam telah menyampaikan (riwayat) kepada kami (riwayat ini) dan ayahya dari Abudllah bin Umar yang berkata, Rasulullah bersabda : Berikanlah gaji / upah pegawai sebelum kering keringatnya”

2.   Perkataan-perkataan para sahabat nabi maupun ulama dan cendekiawan muslim yang terkait dengan manajemen pendidikan.
Contohnya perkataan Sayyidina Ali bin Abi Thalib


Kebenaran yang tidak terorganisir dapat dikalahkan oleh kebatilan yang terorganisasi

3.      Realitas perkembangan lembaga pendidikan Islam
4.      Kutlur komunitas (pimpinan dan pegawal) lembaga pendidikan Islam
5.      Ketentuan kaidah-kaidah manajemen pendidikan
Bahan acuan di atas merupakan refleksi ciri khas bangunan manajemen pendidikan Islam kecuali yang ketentuan kaidah-kaidah manajemen pendidikan (nomor 5) merupakan tambahan yang bersifat umum. Pengambilan itu tentunya setelah diseleksi berdasarkan nilai-nilai Islam dalam realitas yang dihadapi lembaga pendidikan Islam.
Teks wahyu sebagai sandaran teologis; perkataan-perkataan para sahabat nabi, lama dan cendekiawan muslim sebagai sandaran rasional; realitas perkembangan lembaga pendidikan Islam serta kultur komunitas (pimpinan dan pegawai) lembaga pendidikan Islam sebagai sandaran empiris; sedangkan ketentuan kaidah-kaidah manajemen pendidikan Islam sebagai sandaran teoritis. Jadi, bangunan manajemen pendidikan Islam ini diletakkan di atas empat sandaran yaitu sandaran teologis, rasional; empiris dan teoritis.
Dan berbagai sandaran yang bersifat ilahi, rasio dan ilmiah akan menimbulkan keyakinan yang berdasar pada kebenaran ketuhan, berdasar akal fikiran, berdasar data yang akurat yang dipraktekkan berkali-kali dalam pengelolaan pendidikan.
Dapat dipahami bahwa manajemen pendidikan Islam yang karakteristik Islami akan lebih unggul dibanding dengan manajemen pendidikan yang bersifat umum, baik secara personal maupun lembaga. Satu lagi yang perlu kita cermati apakah kelebihan manajemen pendidikan Islam yang unggul secara teori sudah diwujudkan unggul secara riil dalam dunia atau lembaga pendidikan di negeri ini?
Menurut Mujamil Qomar, perwujudan secara riil manajemen pendidikan Islam masih kalah dengan non muslim hal ini ditunjukkan oleh hal-hal di bawah ini :
1.      Islam masih terbiasa dengan tradisi dakwah, ukan akademik
2.      Dalam hal pendanaan Islam masih jauh dari kebutuhan.
3.      Kepedulian masyarakat terhadap pendidikan Islam masih kurang, masyarakat Islam jika mempunyai anak pandai di sekolahkan pada sekolah negeri.
4.      Profesionalisme masyarakat muslim masih apa adanya.


KESIMPULAN

Dan berbagai uraian di atas dapat diambil beberapa kesimpulan:
1.     Manajemen pendidikan Islam adalah penggabungan dan dua disiplin ilmu yaitu manajemen dan pendidikan Islam
2.    Manajemen pendidikan Islam itu mempunyai pengertian yang jelas yaitu suatu proses pengelolaan lembaga pendidikan Islam secara Islami dengan cara menyiasati sumber-sumber belajar dan hal-hal lain yang terkait untuk mencapai tujuan pendidikan Islam secara efektif dan efisien
3.    Yang membedakan manajemen pendidikan umum dengan manajemen pendidikan Islam adalah proses pengelolaan yang Islaini dan lembaga pendidikan yang dikelola
4.   Manajemen pendidikan Islam mempunyai karakteristik yang Islami, senantiasa melibatkan wahyu dan budaya kaum muslimin ditambah kaidah-kaidah manajemen pendidikan umum.



REFERENSI

Ahmad D. Marimba, Pengantar Filsafat Pendidikan, Al Ma’arif, Bandung, 1989.

Departemen Agama RI, Al Qur‘an dan Terjemahannya, Jakarta, Proyek Pengadaan Kitab Suci Al Qur’an, 1979/1980.

Djati Julitriarsa, John Suprihanto, Manajemen Umum, BPFE, Yogyakarta, 1998.

H.M. Arifin, Hubungan Timbal Balik Pendidikan Agama, Bulan Bintang, Jakarta, tt.

Jalaludin Abdurrahman bin Abu Bakar As Suyuti, Jamiush-Shohir, Darul Fikri, tt.

Mujamil Qomar, Manajemen Pendidikan Islam, Erlangga, Yogyakarta.

Mujamil Qomar et, al, Meniti Jalan Pendidikan Islam, P3M STAIN Tulungagung dengan Pustaka Pelajar   
Yogyakarta, 2003.
Muhammad bin Yazid Abu Abdillah Al Qozwini, Sunan Ibnu Majah, Jilid II, Beirut.

Muhammad Bukhori, dkk, Azaz-azaz Manajemen, Aditya Media, Yogyakarta, 2005

Taliziduku Ndzaha, Manajemen Perguruan Tinggi, Bina Aksara, Jakarta, 1988.

Zahara Idris, Dasar-dasar Kependidikan, Angkasa Raya, Padang, 1981.

Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Sulthan Corporation ™ © | Hidayatullah | Hidayatullah
Copyright © Oct 2012. Abu Mansur AL Maturidi Blog - All Rights Reserved
Template Created by Sulthan Corporation ™ © Published by Hidayatullah
Proudly powered by Blogger